Tutorial Jam Digital Menggunakan Shift Register 74595

 
Kali ini mikrodb akan membagikan project "Jam Digital"  menggunakan teknik shift register. Teknik shift register ini banyak digunakan dalam sistem digital. Namanya saja "Shift Register"

Sebelum nya, mikrodb akan sedikit menyinggung mengenai prinsip dasar dari shift register ini, khusus nya ic shift register yang akan kita gunakan pada aplikasi jam digital ini. Bagi teman - teman yang belum memiliki data sheet ic 74HC595, silahkan googling dulu yak...

Sesuai nama nya, "Shift Register" atau Register Geser yaitu teknik memindahkan setiap bit data pada register dengan cara digeser dari bit terkecil ( lsb ) ke bit terbesar ( msb ) atau sebalik nya. per 1 siklus clock. Untuk lebih jelas nya perhatikan gambar di bawah ini.

Modul SerLog - Easy Serial Logger



Selamat pagi, kawan2 mikrodb, semoga senantiasa dalam keadaan sehat dan semangat... :D

Ok, kawan2 ini kami perkenalkan modul "SerLog" - Easy Serial Logger.  Modul ini sangat membantu bagi anda yang sedang mempunya project "Data Logger", dimana point penting dari data logger itu adalah proses pencatatan data, media nya? bisa ke eeprom atau yang sekarang sudah lebih ngetren pencatatan data nya me memory card. Ya, jadi sistem akan melakukan pencatatan ke memory card atau juga bisa dilakukan pembacaan data dari memory card .

Umumnya, komunikasi antara mikrkontroller ke memory card ini menggunakan protokol SPI ( Serial Peripheral Interface ). Akan tetapi mungkin sebagian dari kita masih merasa kesulitan untuk bermain protokol ini. Akhir nya  kami mencoba mengembangkan sebuah modul, yang selanjut nya kami beri nama modul "SerLog- Easy Serial Logger.

Modul apa itu???
Modul SerLog  adalah modul yang berfungsi untuk melakukan penulisan dan pembacaan data dari dan ke memory card. bagaimana cara mengakses nya? Cara mengakses nya cukup via serial..jadi koneksi antara modul "SerLog" ke mikrokontroller nya via serial ttl.

Berikut adalah gambar koneksi nya :

DIY Jadwal Sholat Digital Menggunakan ATMEGA8

 









Shalat fardhu sebagai kewajiban yang diwajibkan Allah kepada ummat Islam, sebanyak lima kali sehari semalam, ditetapkan dengan berwaktu. Hal ini ditegaskan-Nya dalam firman-Nya sbb:


 Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring, kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.(QS. an-Nisa 103)

Pelaksanaan shalat tersebut telah diatur oleh Allah baik dari segi waktu, tata-cara pelaksanaan dan bacaannya sehingga umat Islam tidak diberi hak untuk merubah, yang sering disebut dengan ibadah mahdlah (khusus). Waktu-waktu yang ditentukan itu, dalam fiqih Islam dikenal dengan:

 
1.    Subuh
2.    Dzuhur
3.    Ashar
4.    Magrib
5.    Isya’

 

Berkenaan dengan ini, mikrodb akan berbagi mengenai cara membuat display pengingat jadwal sholat digital..yang mana mudah2n dengan ada nya display pengingat  jadwal sholat digital ini,mudah-mudahan  bisa membuat kita ( penulis dan pembaca sekalian ) untuk tetap menjaga waktu sholat dalam arti bisa melaksanakan sholat pada waktu2 yang sudah ditetapkan, aamiin.

Project kali ini adalah membuat display pengingat waktu sholat digital versi A. Dimana versi  A ini adalah display jadwal dengan menggunakan teknik penulisan data2 waktu sholat berdasarkan table waktu sholat ke dalam eeprom, jadi semua data2 waktu sholat ( selama 1 th ) kita isikan secara langsung pada eeprom.

Tabel data waktu sholat tiap daerah tersebut bisa kita dapatkan di web http://www.jadwalsholat.org/

Oke, kita mulai..pertama berikut adalah rangkaian / skema display jadwal sholat nya..

 

 

Master Slave PIR SMS Gateway


Berikut ini adalah salah satu hasil produk yang sudah pernah kami pasang . Untuk sistem keamanan ruangan / gedung menggunakan snsor PIR dan report informasi via sms. Sistem ini dibangun menggunakan metode Master Slave 485. karena kebetulan jarak antar ruang yang dipasang sangat berjauhan, sehingga teknik master slave ini sangat cocok diterapkan.

Berikut adalah fitur dari sistem ini:
1. Input nama ruang via keypad
2. Input nomor hp tujuan ( bisa 4 nomor tujuan ), atau lebih
3. Disable / Enable Client/Slave
4. Handshaking / Info Jika terjadi Disconnect pada client
5. Fitur Cek Pulsa dan masa aktif kartu modem
6. ON/OFF sistem bisa mode manual ( via sms ) atau mode AUTO ( dengan men setting JAM kapan di ON/OFF kan )
7. Fitur Cek Status sistem ( RUN/STANDBY )


 

 

Bagi anda yang ingin membangun sistem menggunakan teknik master slave semacam ini, maka kami coba share FILE DASAR KOMUNIKASI MASTER SLAVE 485 dan file simulasi aplikasi NURSE CALL yang biasa dipakai di rumah sakit untuk memanggil perawat ..yang mudah2n bermanfaat untuk kedepan dapat anda kembangkan sesuai kebutuhan masing2. 


SEMANGAT 71th INDONESIA MERDEKA..MARI KITA TERUS BELAJAR DAN BERKARYA..JANGAN PERNAH LELAH UNTUK INI

Silahkan unduh file nya DISINI

SALAM KARYA ANAK INDONESIA....

[ MIKRODB.COM ]


Tutorial Membuat File EEPROM Menggunakan EEPROM EDITOR

 

Salah satu kelebihan dari mikrokontroler AVR adalah adanya fitur Internal Eeprom. Dengan tambahan fitur ini membuat para oprekers makin cinta sama avr.  :v

Eeprom
biasanya kita gunakan untuk menyimpan data pada hardware yang kita buat.data bisa  berupa nilai-nilai, atau karakter-karakter tertentu yang mana data-data tersebut bisa kita ubah-ubah dari halaman Front End. Sehingga ketika ada perubahan/upgrade/seting pada alat yang kita buat, kita cukup melakukan perubahan pada file data yang tersimpan di eeprom saja tanpa harus merubah di halaman Back End ( Code Program ) nya. Jelas hal ini akan membuat sistem yang kita bangun menjadi User Friendly, artinya akan sangat memberikan kemudahan bagi user yang menggunakan nya.

Lalu, bagaimana cara membuat file untuk eeprom tersebut?
Menulis data pada eeprom seringkali kita kerjakan langsung dari kode program.

Contoh :

Dim No_hp as string*11
No_hp = "08993188048"
Writeeeprom No_hp , &H0000

Multi LCD - Menggunakan Lebih Dari 1 LCD Pada Mikrokontroler

Dalam project mikrokontroler, kita kerap kali menggunakan lcduntuk media penampil / display . Baik itu berupa text maupun grafik. Umum nya dalam 1 project kita hanya bisa memasang 1 buah lcd. Lalu bagaimana kalau kita ingin memasang lebih dari 1 Lcd dalam 1 buah mikro?

What?? mungkin kah?

Jawaban nya, tentu saja mungkin. Dengan memainkan 1 buah pin , yaitu pin EN kita bisa memasang beberapa lcd pada project mikro kita. Tentu dengan tampilan tulisan yang berbeda - beda di tiap Lcd nya.

Berikut Source Code nya menggunakan Pascal :

Tutorial Modul Mp3 WT9501M03 ( Bag 2 )


Halo sobat mikrodb, ketemu lagi di pembahasan lanjutan masih soal Modul Suara WT9501M03. Di bagian I kemaren kita sudah bahas bagaimana cara menggunakan modul ini dengan mode switch, untuk pembahasan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana mengakases modul ini dalam mode serial.

Dengan mode serial  kita bisa mengontrol modul suara ini menggunakan sebuah Mikrokontroler atau PC Serial.  Dan dengan mode serial kita bisa menjalankan track lagu2/suara nya baik secara berurutan maupun secara random/acak. Berbeda dengan mode switch yang hanya memungkinkan untuk menjalan kan lagu nya secara berurutan saja.

Modul suara WT9501 meminta syarat dalam komunikasi serial nya yaitu berupa protokol data yang harus dipenuhi supaya modul ini bekerja dengan baik, seperti apa itu protokol data yang disyaratkan oleh modul ini, perhatikan gambar di bawah ini:

Gambar tabel di atas merupakan model protokol data yang diminta oleh modul suara ini. Kita harus penuhi syarat tersebut dalam membangun komunikasi antara mikrokontroler dan modul suara WT9501.

Kita bahas ya?

Tutorial Modul Mp3 WT9501M03 ( Bag I )

 

Halo sobat mikrodb,  pernah membuat project mp3 player atau aplikasi modul suara seperti :

sistem antrian misal suara seperti ini :
“ Nomor urut nol satu counter satu”.

 atau sistem reminder / informasi halte seperti yang di busway2, jika busway berhenti di setiap halte, maka dia akan memberikan informasi berupa suara , seperti ini :

“Halte Harmoni”

“Halte Kalideres"

Untuk bisa membuat aplikasi seperti itu kita memerlukan sebuah modul suara yang bisa kita kontrol, baik itu kita kontrol secara manual maupun kita kontrol menggunakan sebuah mikrokontroler. Disini saya akan share cara membuat aplikasi pemutar musik / suara menggunakan modul WT9501M03.

Bagi yang pengen beli modul nya, bisa langsung hubungi saya... via fb.. :D


Sebelum kita mulai pembahasan nya,  berikut saya tuliskan fitur dari modul suara WT9501M03 ( ini copas dari datasheet nya ) :D

Belajar Mikrokontroler Menggunakan Port ADC dengan AVR-ATMEGA8

Kali ini saya sharing pengalaman saya dengan  mikrokontroller atmega8, saya sangat penasaran yang membuat chip ini sangat terkenal. Padahal untuk aplikasi - aplikasi yang menggunakan ADC, kita juga bisa menggunakan mikro MCS51 yang bisa kita katakan harganya lebih murah dari IC Atmega, tentu dengan menambahkan sebuah ic lagi yaitu ic ADC.

Ternyata setelah beberapa kali mencoba dan mempelajarinya memang harga g bohong… Fitur internal ADC yang ada pada mikro AVR ini khusus nya Atmega8 yang sedang kita coba, membuat pekerjaan kita jauh lebih mudah dan simpel.  Beda kalau kita membuat program dalam bahasa assembler, tetap saja hasil nya memusingkan..hehe. Disini Saya menggunakan bahasa pascal , dengan compiler nama nya  “mikropascal for AVR” ada versi freenya kok tapi Cuma bisa compile 2K ROM cukup untuk belajar aja, bisa di unduh di situs resmi nya ( www.mikroe.com ) .

Oke kita mulai saya menggunakan schema seperti ini :

 

Bisa dilihat saya menggunakan potensio sebagai masukan ADC agar nantinya input akan bermain dari 0 – 5 volt dan hasilnya akan ditampilkan lewat LCD standard 1 baris.