Tutorial RFID "Wiegand 26" + Arduino Uno


Wiegand26  adalah sebuah protokol standart industri yang banyak digunakan pada mesin-mesin card reader (RFID). Seperti contoh dalam bahasan kali ini, saya menggunakan sebuah RFID Reader merk Falco model AY-Y20. Ini adalah salah satu jenis reader dengan format Wiegand26. Artinya saat sebuah kartu rfid kita tap ke reader ini, maka output nya akan dikodekan sebagai data biner 26bit. melalui jalur D0 dan D1.

Berikut adalah fitur dari RFID Reader ini:
a). 125KHz EM Card
b). Read range up to 10 cm
c). 26bit Wiegand
d). Easy to install on Metal Door Frame Mullion.
e). External LED control
f).  External buzzer control.
g). Indoor/ Outdoor Operation
h). Solid Epoxy Potted
i).  Waterproof
j).  Reverse Polarity Protection

Berikut foto dari RFID Reader Falco AY-Y20

 


Perlu diketahui bahwa antarmuka Wiegand26 hanya terdiri dari 2 jalur data saja dan tidak terdapat jalur clock.

Jalur data yang pertama disebut Data1, jalur ini akan membangkitkan pulsa rendah selebar 100μs yang diartikan sebagai logic 1

Jalur data yang kedua disebut Data0, jalur ini akan membangkitkan pulsa rendah selebar 100μs  yang diartikan sebagai logic 0

Diagram pewaktuan komunikasi Wiegand adalah seperti ini.

 

 Pedoman pewaktuan diatas akan sangat kita perlukan jika kita membaca logic nya menggunakan metode penghitungan  timer pada mikrokontroler . Lain halnya kalau menggunakan teknik interupsi untuk metode pembacaan pada mikro nya, maka tabel pewaktuan tersebut bisa kita abaikan. Kita hanya akan membaca dan mengolah data setiap terjadi interupsi pada pin mikro yang dihubungkan ke jalur D0 dan D1.

Jadi intinya : Setiap mikrokontroler terinterupsi di jalur D1, maka logic-logic tersebut bernilai "1", dan setiap mikro terinterupsi di jalur D0, maka logic-logic tersebut bernilai "0".

Satu siklus komunikasi dalam protokol komunikasi Wiegand26 terdiri dari 26 bit, terbagi menjadi 2bit sebagai parity ( bit ke 1 dan ke 26, dan 24bit data, dimana 24 bit data tersebut dibagi menjadi 2 kelompok ( 8bit sebagai Fasility Code, dan 16bit untuk Card Code).

Diagram format nya bisa dilihat seperti di bawah ini:


 

 Berikut adalah tampilan hasil pembacaan signal nya pada pin D0 dan D1 nya menggunakan osciloscope.

Terlihat pada tampilan di atas, signal warna kuning adalah signal untuk D0 yang nanti nya akan di terjemahkan sebagai deretan logic "0", begitu pula untuk signal warna biru adalah signal pada D1 yg nantinya akan diterjemahkan sebagai deretan logic "1", Sehingga untuk mendapatkan keseluruhan logic nya, dengan cara menggabungkan antara deretan logic pada D0 dan D1.

Setelah kita memahami teori dasar dari Format Wiegand26 ini, skrg kita akan coba membuat program untuk membaca Kartu RFID jenis EmCard dan kita tampilkan hasil pembacaan nya ke pc.

 Berikut wiring antara Arduino Uno dan RFID Reader Falco AY-Y20

Foto dan Video Testing nya :

  Lihat video testing nya disni ( maaf kalau kurang jelas hasil nya ) , kamera nya rada payah euy.. :D
  http://www.youtube.com/watch?v=qJmseKuXwmQ

  http://www.youtube.com/watch?v=cDFPvFx66-Y

  Silahkan Download Source Code nya disini.

 

   

Comments   

0 #2 Sandi Saputro 2015-04-16 02:29
@rima : bisa tulis tipe rfid nya biar kami pelajari datasheet nya terlebih dahulu

email :
Quote
0 #1 rima 2015-04-13 09:13
selamat sore, saya mau tanya, saya punya proyek akhir berkaitan dengan rfid long range 2.4 GHz. output dari alat rfid yang saya beli ada output serial RS232 dan ada juga output wiegand 26.

saya coba menghubungkan output wiegand sesuai dengan tutorial ini, tetapi hasil pembacaan rfid reader terhadap tag masih tidak terdeteksi. gak muncul di serial monitor arduino. :-?

kira-kira kenapa ya? saya coba berkali-kali hasilnya masih saya, saya sudah cek benar pengkabelan nya juga. mohon pencerahannya

terimakasih sebelumnya.
Quote

Add comment


Security code
Refresh